PLN Uji Coba Sepeda Motor Listrik

Posted on
  • 11 April 2011
  • by
  • Unknown
  • in
  • Label:

  • JAKARTA,PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan melaksanakan uji coba pemakaian kendaraan bermotor listrik tahun ini. Penggunaan kendaraan yang digerakkan tenaga listrik itu diharapkan bisa mengurangi konsumsi bahan bakar minyak di masa depan.

    "Makin mahalnya bahan bakar minyak, makin besar subsidi BBM, kemudian listrik makin cukup dan murah, ini bisa jadi jalan keluar yang baik. Alasan kedua adalah, untuk mengurangi polusi," kata Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, usai mencoba mengendarai sepeda motor listrik yang diimpor dari China, akhir pekan lalu, di halaman Kantor Pusat PLN, Jakarta.

    Menurut Dahlan, pemakaian kendaraan listrik secara massal di Indonesia menjadi salah satu targetnya setelah persoalan kelistrikan lain teratasi antara lain krisis listrik, beban subsidi listrik yang membengkak, inefisiensi di pembangkitan listrik, dan panjangnya daftar tunggu penyambungan.

    "Sepeda motor ini kan tidak kalah keren juga, murah pula, bentuknya bagus, tampilannya bagus, tinggal masalah kebiasaan saja," kata Dahlan. Motor listrik itu memiliki kecepatan sampai 70 kilometer per jam, dan sekali diisi ulang baterainya bisa menempuh jarak 200 kilometer. Saat ini perseroan itu mencari satu pulau yang bisa jadi tempat pelaksanaan uji coba kendaraan listrik itu. Jadi, satu pulau itu 100 persen memakai kendaraan listrik.

    Dalam uji coba itu, kalau penduduk pulau itu ada kendaraan biasa, maka perseroan itu akan memberikan kendaraan listrik secara gratis. Kemudian kendaraan bermotor warga setempat disimpan di kantor PLN dan bisa sewaktu-waktu digunakan. Karena bersifat sukarela, perseroan itu sedang mencari pulau yang tidak terlalu luas wilayahnya dan medan jalan tidak bergelombang.

    "Ini tidak sekadar rencana, tetapi kami ingin programkan ini secara massal dua tahun lagi. Sekarang masih uji coba sampai akhir tahun ini," kata dia. Jika kendaraan di jalan menggunakan tenaga listrik, maka konsumsi bahan bakar minyak diharapkan bisa dikendalikan. Biaya pengisian ulang baterai untuk kendaraan listrik itu juga relatif murah yakni sekitar Rp 50.000 per bulan.

    Manfaat lain adalah, pengisian ulang baterai kendaraan bermotor itu bisa dilakukan pada tengah malam sampai pagi hari. Listrik yang tengah malam itu kan tidak dipakai, kalau jam 11 malam sampai pagi jarang yang pakai, nanti bisa dipakai untuk charger, itu bagus sekali, sehingga beban daya bisa lebih rata, ujarnya menambahkan.

    Sejauh ini motor listrik yang diuji coba oleh PLN itu masih diimpor dari China. Saya pikir ke depan mereka bisa bikin pabrik. Bahkan sebetulnya, sebetulnya sudah ada putra bangsa yang menemukan teknik ini, Cuma nanti kita lihat harganya mana yang murah, kata dia menegaskan.

    Kendaraan listrik akan menjadi tren masa depan. Sukatidak suka, tolak atau terima, kendaraan listrik akan jadi masa depan, seperti internet, tidak bisa dibendung lagi. Kendaraan listrik juga, kalau tidak mulai dari sekarang, nanti kita bisa ketinggalan, ujarnya. Di China, kendaraan listrik itu sudah banyak digunakan.

    Direktur Operasi Indonesia Bagian Barat PLN Harry Jaya menambahkan, pada tahap awal, sepeda motor listrik akan digunakan untuk lingkungan internal perseroan itu dan untuk pelayanan teknis di tempat-tempat yang kesulitan pasokan BBM. Alasannya, harga beli relatif murah yakni di bawah Rp 5 juta per unit, kebutuhan listrik relatif kecil, dan mengurangi konsumsi BBM perseroan itu.


    0 komentar:

    Posting Komentar

    Yang dah mampir di Blog Ane Jangan Lupa ninggalin KOmen ea gan.

     
    (◕‿-) Designer By Alfiandika Nur Muhammad Putra
    Sponsored By Blog Newb1e